Manusia adalah makhluk yang diciptakan dengan bentuk yang sangat sempurna. Dengan kesempurnaan ini kita dapat hidup dan melaksanakan aktivitas kehidupan dengan kenikmatan yang tidak dapat diukur dengan apa pun. Setiap manusia mempunyai potensi untuk dimanfaatkan untuk kehidupan dirinya maupun orang lain. Apabila ia mampu menggali potensi dirinya sehingga bermanfaat bagi orang lain maka ia termasuk manusia yang cerdas, apalagi apabila ia bermanfaat bagi orang lain maka ia termasuk orang yang beruntung.
Dalam menjalankan aktivitas kehidupannya manusia tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Pada saat kita baru lahir kita pun tidak mampu hidup sendiri tetapi harus dibantu orag lain yakni ibu atau orang-orang yang dekat dengan kita. Adalah sebuah kewajaran bahwa manusia dengan manusia yang lain itu saling membutuhkan dan saling bergantung. Dan setiap manusia mempunyai potensi yang bisa dimanfaatkan oleh orang lain.
Nabi Besar Muhammad SAW bersabda “Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bisa bermanfaat bagi orang lain”.
Begitu banyak manusia yang belum maksimal menggali potensi pada dirinya. Bahkan banyak pula manusia yang tidak sadar atau lupa bahwa ia mempunyai potensi yang bisa dimanfaatkan. Kepada orang yang tidak sadar atau lupa akan potensi dirinya mari kita ingatkan ia supaya mau dan mampu menggali potensi dirinya sehingga ia bermanfaat bagi orang lain. Dan perlu di sadari pula ketika kita mengingatkan orang tersebut maka kita juga sudah memanfaat diri kita menjadi bermanfaat bagi orang lain.
Potensi yang ada pada diri setiap manusia sebenarnya tidak terbatas sama seperti tidak kapasitas otaknya untuk menyerap atau menyimpan informasi yang ia terima. Mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki dapat menjadi potensi. Sebagai contoh seorang pemain sepak bola kakinya dapat dimanfaatkan untuk menjadikan diri seorang pemain sepak bola yang professional, pemain piano dengan jari-jarinya ia dapat memainkan alunan nada yang indah sehingga bisa dinikmati oleh orang banyak, seorang penyanyi dengan suara yang keluar dari mulutnya ia dapat menyanyikan lagu yang membuai banyak para pendengarnya, dan masih banyak lagi.
Selama manusia hidup kegiatan menggali potensi tidak akan pernah ada habisnya selama ia masih mau melakukannya. Memang tidak mudah untuk menggali potensi diri tetapi yang pasti selama kita mau menggali dan menggali pasti ia akan menemukan potensi yang ada pada dirinya. Begitu banyak orang yang menjadikan dirinya menjadi penonton orang lain dan menceritakan apa yang ia tonton kepada orang lain dan hanya sebatas cerita yang tidak menjadi manfaat bagi dirinya maupun orang lain. Yang lebih ironi lagi sebenarnya ia mampu menjalankan sesuatu seperti manusia yang ia tonton tetapi ia tidak pernah melakukannya. Ketekunan manusia dalam menggali potensi pasti akan membuahkan hasil.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar